Kamis, 30 April 2015

Fiksi

Tulisan ini disadur dari wikipedia.

Fiksi adalah sebuah Prosa naratif yang bersifat imajiner, meskipun imajiner sebuah karya fiksi tetaplah masuk akal dan mengandung kebenaran yang dapat mendramatisasikan hubungan-hubungan antar manusia.[1]

Kebenaran dalam sebuah dunia fiksi adalah keyakinan yang sesuai dengan pandangan pengarang terhadap masalah hidup dan kehidupan. Kebenaran dalam karya fiksi tidak harus sejalan dengan kebenaran yang berlaku di dunia nyata, misalnya kebenaran dari segi hukum, moral, agama, logika, dan sebagainya.[1] Sesuatu yang tidak mungkin terjadi bahkan dapat terjadi di dunia nyata dan benar di dunia fiksi.[1] Misalnya seorang perempuan yang membunuh seorang laki-laki yang memperkosanya tetapi ia dinyatakan bebas dan tidak bersalah atas kasus menghilangkannya nyawa seseorang-menurut hukum dunia nyata ia harus tetap di hukum.[1] Sebuah karya sastra haruslah memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik.[1]

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun karya sastra itu sendiri. Unsur-unsur inilah yang menyebabkan karya sastra hadir sebagai karya sastra, unsur-unsur yang secara faktual akan

Senin, 20 April 2015

Kepakan Sayap Patah

Aku harus mengepakkan sayap
Walaupun dengan sayap patah
Tanpa harus minta bantuan dengan yang lain
Tanpa harus merasakan sakit

Kepakanlah sayapku
Tanpa atau dengannya
dan harus terus kepakan sayap
Berjuang melawan waktu

Aku tak peduli dengan sayapku

Minggu, 19 April 2015

Sayap sayap patah


Kutermenung seolah tak percaya
Akan gemerlapnya dunia
Akan kepakan sayap lain
Akan badai yg sedang menerpa.

Kuterperangah akan keadaanku
Ternyata sayap sayapku telah patah
Seakan kuterhipnotis
Seakan kutak sadarkan diri.

Selama ini yang kutunggu hanyalah

Jumat, 17 April 2015

4 Cara Cerdas Biar Jadi Orang Berduitttt

Bagi Anda yang telah bekerja, menjadi orang kaya tampaknya sudah selangkah lebih mudah. Yang terpenting adalah bagaimana Anda membuat prioritas dalam mengeluarkan uang.

Setidaknya terdapat dua cara seseorang bisa menjadi kaya. Pertama bekerja dengan sangat keras dan terus menaikkan jenjang karir. Atau kedua, berusaha bekerja dengan baik dan mencetak uang dengan cerdas.

Untuk menjadi kaya, Anda juga harus memastikan telah melakukannya dengan cerdas tanpa menyulitkan diri sendiri seperti mengabaikan kesehatan dalam bekerja.

Berikut empat cara cerdas biar cepat jadi orang kaya seperti dikutip dari Boldsky, Sabtu (21/2/2015):

1. Berbeda dari orang lain

Setelah memiliki pekerjaan dan pendapatan tetap, pastikan gaji tersebut digunakan secara bijak untuk

Kamis, 16 April 2015

Mengapa Para Sahabatmu di Masa SMA Akan Menjadi Teman-Teman Sejatimu Selamanya

Tiga tahun di SMA adalah salah satu periode paling indah dalam hidup kita. Saat itu kita masih sangat muda, walau cukup sombong untuk percaya bahwa kita sudah begitu dewasa. Semangatmu yang meluap di masa inipun selalu didukung oleh orang-orang yang kamu sebut teman. Mereka mengenalmu luar dalam, dan kamu pun mengenal mereka layaknya saudara.

Persahabatanmu telah melalui banyak momen indah baik suka, duka, dan kekonyolan khas remaja. Tak heran sampai saat ini pun kamu masih menjalin hubungan yang baik. Bahkan terkadang di sela kesibukan masing-masing, kalian masih menyempatkan diri untuk sekadar berkumpul dan menertawakan kisah lucu di masa lalu. Tapi, pernahkah kamu bertanya kenapa mereka masih selalu ada di hatimu hingga saat ini? Mengapa hubunganmu dengan sahabat-sahabat di masa SMA bisa terus terjaga?

Mungkin, inilah beberapa alasan mengapa sahabat yang kamu temui di masa SMA akan menjadi teman sejatimu selamanya:

1. Kamu dan mereka tumbuh bersama. Dari bocah SMP yang hampir tak tahu apa-apa, kalian menjadi pribadi yang lebih dewasa

Wanita Lain

Sumber : anonim (copas dari sebuah grup WA)

Setelah 21 tahun pernikahan, istriku berniat agar aku mengajak kencan wanita lain untuk nonton bioskop dan makan malam di restoran.
“Aku mencintaimu, namun aku tahu wanita ini mencintaimu, dan pasti akan suka berkencan denganmu”.
Ternyata wanita lain yang dimaksudkan istriku adalah ibuku yang telah menjanda selama 19 tahun.
Kesibukanku dalam bekerja dan mengurusi rumahtanggaku membuatku jarang mengunjungi beliau.

Malam itu aku menelpon beliau untuk mengajaknya berkencan
“Tumben, ada apa. Kamu baik-baik saja kan?”